stoodioHITS Blog

Pentingnya ISRC dalam Industri Musik: Pengelolaan Royalti yang Efisien

Pentingnya ISRC dalam Industri Musik

 

Pentingnya ISRC dalam Industri Musik: Pengelolaan Royalti yang Efisien. Pada era digital saat ini, di mana musik dapat diakses dengan mudah melalui berbagai platform online, pengelolaan hak cipta dan pembayaran royalti menjadi aspek krusial dalam industri musik. Di tengah kerumitan tersebut, ISRC atau Kode Rekaman Standar Internasional muncul sebagai alat penting bagi para pencipta, pemilik hak cipta rekaman suara, label, dan profesional industri musik.

Pengantar mengenai ISRC:

ISRC, singkatan dari Internasional Rekaman Standar Code , menjadi penanda khusus bagi setiap rekaman suara dan video musik. Fungsi utamanya adalah memberikan identifikasi unik, yang nantinya memastikan pembayaran royalti yang akurat kepada pemilik hak cipta.

Tujuan dan Latar Belakang:

Diperkenalkan pada akhir tahun 1980-an, ISRC memiliki tujuan mendasar untuk mempermudah pembayaran royalti. Dengan memberikan pengidentifikasi unik pada setiap rekaman suara, ISRC membedakan dirinya dari kode royalti pencipta dan penerbit (ISWC) serta kode batang untuk penjualan (UPC).

 

Baca juga: Memaksimalkan Pendapatan Musik Di YouTube: Panduan Untuk Musisi

Metadata ISRC:

Setiap ISRC tidak hanya sekadar kode, melainkan terkait dengan metadata yang kaya informasi. Informasi ini mencakup seniman, judul, durasi rekaman, informasi rilis, negara perekaman, dan tanggal rekaman. Layanan unduhan, streaming, dan lembaga pengumpul royalti seperti SoundExchange bergantung pada metadata ini.

Mendapatkan ISRC:

Ada dua metode untuk memperoleh ISRC untuk rekaman suara baru. Pertama, dengan mendapatkan Kode Registran melalui Badan ISRC secara langsung. Alternatifnya, ISRC dapat diperoleh melalui Agency ISRC yang terdaftar; yang dapat mencakup distributor (agregator), seniman, label, dan lainnya.

Konstruksi ISRC:

ISRC terdiri dari 12 karakter yang membentuk empat segmen: Kode Negara, Kode Registran, Tahun Referensi, dan Kode Penunjukan. Masing-masing segmen memberikan informasi penting tentang negara asal, pendaftar, tahun pembuatan, dan menjamin keunikan setiap kode.

Pedoman Pengajuan Repertoar:

Basis data SoundExchange menjadi kunci dalam pengelolaan ISRC dan metadata yang terkait. Pengajuan dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk portal online SXDirect, DDEX Feeds, dan Flat Excel Files. Metadata dasar seperti ISRC, seniman, dan judul trek, bersama dengan informasi tambahan, diperlukan untuk pengumpulan royalti internasional.

Rekomendasi Pengajuan:

Mendorong pengajuan ISRC sebelum atau segera setelah rekaman dirilis adalah praktik terbaik. Hal ini memastikan pencocokan yang akurat dengan layanan streaming dan menekankan pentingnya metadata yang akurat dan data yang komprehensif untuk membantu pengumpulan royalti global.

Informasi Kontak:

Untuk pertanyaan lebih lanjut tentang pengajuan ISRC, dapat menghubungi SoundExchange melalui email di repertoire@soundexchange.com. Kesadaran akan pentingnya ISRC dalam mengelola hak cipta dan pembayaran royalti menjadi kunci untuk kelancaran industri musik di era digital ini.

 

Share:

More Posts